Sukses lewat single Tak Ada Rasa Takut dan Hey (Kejarlah Mimpimu) 2014 lalu, grup band DAFT berancang-ancang meluncurkan  single anyar berjudul Yang Terbaik. Di lagu ini, Fadly (drummer), Tebe Shandy (vokalis), Annas (Bassis), Gilang (gitar), dan Dudi (gitar) masih setia mengusung genre pop rock.

Nuansa alternatif kental di awal lewat petikan gitar. Pengaruh warna musik U2, The Verve, Stereophonics dan King of Leon  meng-influence masih begitu terasa di single ini.

“Warnanya memang beda. Yang terbaik merupakan lagu balada pertama kita. Temponya lebih pelan dibanding yang lain. Lebih ke slow-medium beat,” kata Fadly, si penggebuk drum.  

Lewat tempo medium, petikan gitar Gilang dan Dudi serta beat drum Fadly terdengar  begitu manis. Makin ciamik dengan dentuman bass Annas dan vokal khas sang vokalis, Tebe Shandy. Nah, lagu ini kayaknya cocok nih buat kalian yang sedang galau.

Lagu ini memang bertutur soal kegalauan seseorang kepada pasangannya lantaran tak mampu menjadikannya sebagai sosok yang terbaik. Di tengah jalan, terbesit pikiran untuk berpisah dan mengakhiri hubungan mereka atau terus melanjutkan hubungan ini.

“Kita pakai sound enginer yang biasa bekerja sama dengan Erwin Guttawa. Lagu ini memang lagu sedih, slow,” lanjutnya.  

Penghujung Desember atau paling telat awal Januari mendatang, DAFT rencananya akan merilis video klip Yang Terbaik. Uniknya, single ini bakal dibuat dalam dua video klip dengan versi berbeda.

“Nanti kita buat dari sudut pandang si cewek dan si cowok. Lagu ini akan berkisah soal bagaimana caranya menjadi yang terbaik untuk pasangan,” tutur Fadly lagi.     

DAFT merupakan sekumpulan anak muda Jakarta yang mulai manancapkan cakarnya di blantika musik. Setidaknya, mereka sudah menelurkan single Tak Ada Rasa Takut, Hey, dan Yang Terbaik.

“Bermusik bagi kami adalah panggilan hati nurani untuk menyuarakan sesuatu, untuk optimis terhadap sesuatu,” ungkap Tebe.   

Melongok sedikit ke belakang, single DAFT memang acapkali diselipkan warna baru dan fresh. Ambil contoh single pertama Tak Ada Rasa Takut yang boleh dikata ‘berat’ dari segi lirik dan musikalitas. Di situ, ada ‘tangan-tangan dingin’ yang ikut terlibat.  

“Single pertama kita dibantu Rama Zigaz untuk arasemen musik dan beberapa peralatan rekaman disupport dari irfan Samsons. Single yang kedua (Hey), kami dibantu Indra Q (BIP) untuk mixing mastering” ucap Fadly.

“Kami berharap single baru ini bisa diterima masyarakat. Apalagi, saat ini seidkit band bermunculan dan lebih banyak diisi solis, boyband dan girlband,” tutup Fadly.

Ganbatte DAFT!!