Meski boleh dibilang baru dalam jagad musik tanah air, namun penyanyi dan penulis lagu bernama Edo Martin dan suara popnya telah mencuri perhatian telinga penikmat musik Indonesia.

Coba ingat betapa suara Edo menggetarkan penonton yang sebagian wanita dalam malam puncak Miss Indonesia tahun 2017 lalu. Suaranya memang membius. Ini hasil dari jam terbangnya yang lumayan panjang, bernyanyi dari panggung ke panggung, membuat bakatnya terasah dengan baik.
Dan tahun 2017 adalah awal kariernya di dunia rekaman, ia merilis debutnya yang bertajuk “Andai”, single yang kental dengan warna british pop ini mewarnai rotasi lagu-lagu pop di radio-radio baik di jakarta dan kota-kota besar, bahkan sampai ke pelosok tanah air.

Resepnya? Mudah saja, Edo ini seakan tahu benar musik dan tema apa yang menjadi favorit penikmat musik Indonesia. Akhirnya begitu Ia dikontrak oleh Seven Music, setelah lagu “Andai” dirilis dan diperdengarkan di radio dan berbagai layanan digital, penikmat musik langsung lengket dengan lagu ini.
Musik Edo Martin yang sederhana dalam aransemen terbukti mampu membius telinga siapapun orang yang mendengarkannya. Dan kesederhanaan inilah yang lantas dilakukannya pula di single keduanya yang bertajuk “Satu”.

Berbeda dengan “Andai” yang dikemas dalam format band, “Satu” mengalun indah dengan balutan gitar akustik yang sederhana. perpaduan gitar, bas, piano dan saksofon membuat lagu ini terdengar berisi sekaligus seksi.

Digarap bersama Tex Jonathan, music director yang juga menangani di single sebelumnya, Edo menggarap lagu ini penuh dengan unsur kesederhanaan yang dibelakangi oleh tren musik pop akustik yang tengah marak saat ini.

“Saya menyesuaikan dengan perkembangan musik sekarang agar lebih familiar dengan kuping pendengar. Selain itu, aransemen akustik sengaja dibuat dengan konsep santai dan masih seputar falling in love dan menurut saya lebih menarik,dan cocok dikemas dengan musik yang sederhana dan gak rame” ungkapnya.
Untuk penggarapannya sendiri dilakukan Edo dan Tex di Soundhead Studio & Production. Studio yang berlokasi di jalan Pangeran Antasari no 12 Cipete, Jakarta Selatan ini telah menjadi tempat dari banyak bakat musik tanah air untuk merekam materi-materi mereka.

Single “Satu” ini masih ada benang merah dengan “Andai”. Jika lagu “Andai” berbicara tentang “berharap”, maka lagu “Satu” ini lebih bicara tentang seseorang yang bersyukur dengan keadaannya sekarang karena ia sudah bisa menjalankan hidup bersama dengan pasangan yg dibicarakan di single andai tersebut.

Jadikan lagunya soundtrack yang indah untuk kamu, pasangan yang saling mencintai.
Selamat menikmati

Untuk informasi tentang Soundhead Studio & Production, kunjungi http://soundhead-studio.business.site/ atau di nomor telfon 081212332141