Dulu para musisi boleh berbangga hati kalau bisa manggung di cafe dan club ternama. Namun di era modern sekarang, semakin banyak alternatif venue untuk mengadakan acara musik. Tolak ukurnya bukan lagi nama besar sebuah tempat, melainkan kreatifitas para musisi dalam mengkonsepkan penampilannya.

Di Jakarta sendiri, sudah banyak gigs diadakan di tempat-tempat yang tidak lazim. Contohnya beberapa gigs yang menghadirkan musisi indie mancanegara bermain musik di tengah taman kota seperti Suropati. Ada juga komunitas musisi muda yang setiap minggu menggelar acara jamming di pelataran bioskop XXI Taman Ismail Marzuki. Bahkan beberapa waktu lalu, sebuah stasiun TV lokal menyiarkan acara live music yang digelar di pinggir laut Pantai Indah Kapuk.

Kejelian memilih venue yang unik dan asik untuk manggung merupakan nilai lebih bagi para musisi sendiri. Tempat manggung bisa jadi ajang pencitraan image sesuai keinginan si performer. Band dengan genre folk atau swing tidak perlu lagi salah tingkah karena dipaksa manggung di sebuah club elite kota metropolitan.

Jadi, mengaku berbeda dari musisi yang sudah-sudah? Jangan tunjukan hanya dengan musik yang unik, sertakan penampilan yang istimewa di tempat yang tidak biasa. Berikan penonton pengalaman menoton gigs yang tidak akan mereka lupakan dengan kreatifitas tanpa batas.