Bukan mencari siapa yang lebih baik, ini adalah tentang melihat sudut pandang yang berbeda.

Terlalu provokatif memang tema diskusi Kopdar Seven Music yang digelar di Universitas Paramadina. Bertempat di Auditorium Nucholis Majid, Seven Music mengangkat tema ini untuk melihat seberapa besar peran major label dan indie label terhadap kondisi industri musik di tanah air saat ini.

Kurang lebih 100 orang anak kampus Paramadina menyimak dengan seksama. Arie Legowo dari Warner Music memberikan paparan menyeluruh tentang bagaimana major label dan bagaimana label besar seperti Warner Music menjalankan bisnisnya. “Kurang lebih di semua major label menerapkan sistem yang sama,” kata Arie

Pembicara kedua, Wawan AEC dari Seven Music, memaparkan tentang perbagai jenis label dan bagaimana mereka bekerja, mulai dari workflow distribusi dan promosinya. “Tinggal memilih, mana dari kalian sebagai anak band untuk menentukan apakah kalian mau ke major label atau ke indie label, the choice is yours, “ungkap Wawan.

Berbagai pertanyaan menyertai diskusi hangat namun intens ini. Diantaranya adalah profesi apa saja yang berhubungan dengan industri musik. Wawan menjawab ada banyak. “Dari sound engineer, music producer, publishing, independent distributor, independen promoter, semua tersedia, “ kata Wawan. Acara Kopdar diselingi dengan showcase akustik dari band Pamungkas, juga band-band kampus.

Sampai jumpa di Kopdar selanjutnya. Untuk informasi lebih lanjut tentang Kopdar, update terus di www.sevenmusic.co.id atau follow twitter Seven Music di @Sevenesia