Di video terakhir oleh Ilham Aditama, para penonton diajak mengelilingi Bali, menyaksikan pemandangan-pemandangan yang tak banyak disaksikan para turis kebanyakan. Dengan sepeda motor tua, Ilham dengan gaya maskulin menghabiskan waktu seharinya untuk menikmati kekayaan alam Bali yang menyentuh nuraninya sebagai seorang manusia.

Di tengah kedamaian dan ketenangan alam yang membanjirinya dengan rasa syukur, Ilham tampak bahagia dengan mengumbar senyum manisnya. Banyak cuplikan gambar seperti bunga yang sedang mekar atau awan yang berkejar-kejaran di langit biru hadir dalam video ini seolah mengajak penonton turut mengagumi keindahan alam nusantara yang disaksikan Ilham dalam perjalanannya.

Video ditutup saat senja telah mulai datang dan langit berubah menjadi gelap. Ilham tengah duduk dengan latar belakang gunung tinggi saat senja tengah turun mengantar malam, seolah disengaja menjadi sebuah metafora yang mengantarkan pesan bahwa di tengah begitu banyak keindahan dan alasan untuk merasa bahagia, rasanya rugi dan tak berguna jika waktu dihabiskan untuk terpekur menangisi penyesalan, terutama dalam cinta. Yap! Ilham secara tak langsung mengajak para pendengar untuk melupakan kesedihan dan bersiap untuk perjalanan panjang dan pengalaman lain dalam hidup yang lebih menyenangkan.