Persahabatan! Demikian satu kata yang mewakili single ‘Pilihlah Gitar’. Di tengah maraknya pergesekan karena alasan perbedaan di masyarakat, saat ini GTS justru mampu mempersatukan sebanyak 50 gitaris dari berbagai genre dan gaya permainan untuk berpartisipasi dalam menggarap single ‘Pilihlah Gitar’ yang diciptakan sekaligus diproduseri oleh Denny Chasmala. Lagu yang dipopulerkan sebelumnya oleh Kris Dayanti di tahun 2004 ini seakan menjadi anthem bagi para gitaris untuk terus memilih dan bermain gitar, karena gitar dianggap sebagai teman setia yang bisa menemani kapan saja. “Pilihlah gitar jadi pacarmu, yang tentu setia menemanimu.”, berikut potongan liriknya.

Proses rekaman single ini cukup menarik karena harus mengumpulkan sekitar 50 gitaris dalam satu hari dan melakukan rekaman secara live baik audio maupun video dari siang hari hingga tengah malam. Dalam proses rekaman yang dilakukan di Earhouse, Pamulang, setiap gitaris hanya boleh mengulang lagu sebanyak dua kali mengikuti backing track yang sudah direkam sebelumnya. Mereka bebas mengisi gitarnya dengan gaya masing-masing. Seperti kehadiran Adrian Adioetomo (delta blues), Adam Akbar dari Prosatanica (metal), Jo Adrian dan Kevin Nikolas (fingerstyle), hingga Aditya Bayu dan Tesla Manaf (jazz), semua bermain dengan caranya sendiri. Kejelian Denny Chasmala, sebagai produser, dengan rapi menjahit dan meleburkan seluruh permainan 50 gitaris yang terlibat menjadi satu kesatuan utuh. Beliau bahkan tidak mengarahkan secara spesifik bagaimana gitaris-gitaris tersebut harus mengisi musiknya. “Biarkan mereka jadi diri sendiri, justru itu yang membuat kaya warna dan makna lagu ini.”, ujarnya. Lini vokal utama diisi oleh gitaris-vokalis Junior Soemantri, Vega Antares (Vox), Endah (Endah N Rhesa), dan dimeriahkan suara Taraz Bistara (The Taraz/ Triad), Husein Al Atas, Gina, serta teriakan Daniel Mardhany (Deadsquad). Kekompakan serta tenggang rasa antar gitaris menjadi kunci selesai dan rilisnya single ‘Pilihlah Gitar’. Semoga single ini menjadi gambaran persahabatan musisi dari berbagai latar belakang dan seluruh penjuru genre.

Pada mulanya, GTS adalah singkatan dari Gitaris Tangerang Selatan dan terbentuk secara tidak sengaja pada tahun 2014. “Saya teringat kepada teman papa saya, musisi senior, sedang sakit. Yang menengok, selain keluarga, adalah teman-teman musisi yang saat itu sudah pada tua-tua. Iya, sebenarnya teman kita sampai tua nanti, itu ya musisi.”, ujar Denny Chasmala. Itulah alasan kuat beliau mencetuskan komunitas GTS. “GTS itu sebagai sarana kumpul dan bersilaturahmi. Semoga bisa berteman sampai tua nanti.”, jelasnya. Seiring dengan waktu, para gitaris yang sering berkumpul setiap bulannya tidak hanya dari Tangerang Selatan, tetapi juga dari Bekasi, Bogor, Jakarta, Depok, dan lain-lain. Hingga akhirnya singkatan pun beralih menjadi Gitaris Teman Semua. Siapa pun bisa bergabung di setiap pertemuan bulanan GTS di Earhouse, Pamulang, Tangerang Selatan, tanpa ada batasan selera dan genre musik, gaya permainan, dan usia. Menjalin persahabatan melalui gitar.

Produser, Mixing, Mastering : Denny Chasmala

Direkam di : Denny Chasmala Studio, Earhouse (direkam live dengan dukungan Chandracom) oleh Bhisma Mahendra, Denny Chasmala

Bass : Rhesa Aditya

Gitaris : Adam Akbar, Adan Ramadhan, Adithya Pratama, Adien Fazmail, Aditya Bayu, Adli Noor, Adrian Adioetomo, Alif Basyaruddin, Ambang Christ, Andy Owen, Ary Latuconsina, Beng Beng Pas, Bily Co, Bhisma Mahendra, Daniel Mardhany, Denny Chasmala, Didi Priyadi, Duddy Jai, Endah Widiastuti, Eriq Namara, Ezra Simanjuntak, Ganes Nugraha, Gavin Iedema, Gonti Christoper, Gina Aghnia, Giwe Santo, Haru Timothy, Haryarman, Hendry Halim, Husein Al Atas, Imanine J Rocks, Iman Prasatria, Jerricho, Jo Adrian, Junior Soemantri, Kadek Rahardika, Kevin Nikolas, Marcell Hadisaputro, Mario Saskara, Mudya Mustamin, Pian Apriansyah, Rama d’Masiv, Rasyid Sayyari, Shena, Taraz Bistara, Thesar, Tino Hutabarat, Tesla Manaf, Vega Antares, Voldi Pradityo

 

Judul Single : Pilihlah Gitar

Artis : GTS (Gitaris Teman Semua)

Label : Seven Music