Penyanyi berkualitas bisa muncul dari mana saja, di mana saja, bahkan dari daerah yang anda tidak pernah bayangkan sebelumnya, seperti kota Bau Bau di Pulau Buton, Sulawesi Tenggara.

Penyanyi yang memiliki nama lengkap Asril Davit Harun ini lahir di kota Bau Bau. Bicata tentang musik, penyanyi yang disapa Davit ini memiliki latar belakang yang cukup sedih.

“Waktu pertama kali ngeband, saya sempat di-bully oleh band-band lain, karena aliran band saya pop mellow sedangkan pada jaman itu yang lagi hits adalah rock dan metal, “ungkap Davit.

Namun ia tak lantas berkecil hati atau mengubah haluan musiknya, ia justru lebih mendalami aliran musik yang ia yakini. Alasannya kuat, musik yang slow bisa membuat jiwanya tenang,.

“Karena ngeband atau bernyanyi dengan hati dan didukung aransemen musik yang slow penuh dengan harmoni justru bisa membuat hati kita tenang, “ungkapnya.

Dan setelah 5 tahun di band, Davit pun memutuskan untuk bersolo karier.

“Alasan ya lebihi karena sulit menyatukan 5 kepala, jadi aku mutusin untuk bersolo karir dengan apa adanya, dengan apa yang aku punya,” ungkapnya.

Berbekal influence penyanyi yang ia dapatkan, dari Saybia, Rio Febrian sampai Anji, ia mulai membangun kariernya sebagai penyanyi solo.

Suatu hari, ia bertemu dengan Eldy Anima, musisi yang merupakan anggota dari band Anima. Dan mendengar kisahnya, Eldy tertarik untuk bekerjasama dengan Davit dan menulis musik dari lagu berjudul “Cinta Masa Tua”

“Cinta Masa Tua ini bercerita tentang kisah cinta yang rumit. Seorang cowok menjalin hubungan dengan cewek dimana ceweknya sangat-sangat keras kepala dan egois, selalu membuat cowoknya sakit hati. Namun si cowok ini punya janji, ia terus bersabar, akan selallu bersama cewek itu sampai kapan pun, sampai tua, intinya lagu ini tentang kesetiaan, “ ungkap Davit tentang lagu yang ditulisnya.

Single yang dirilis oleh Seven Music Indonesia ini menampilan suasana pop mellow yang nyaman, tidak terlalu rumit namun tidak juga kacangan, tetap dalam standar catchy namun tetap menenangkan jiwa siapapun yang mendengarnya.

Semoga single ini bisa memberi warna bagi kanvas musik Indonesia.

Salam musik Indonesia.