Penyanyi Davit Harun akhirnya menindaklanjuti single Cinta Masa Tua dengan lagu yang berkarakter berbeda, lagu yang diberi judul Jatuh Cinta dikemas dengan aransemen yang riang dan diberi sedikit orkestra.

Cinta Masa Tua menunjukkan vokal Davit yang mendayu-dayu, sehingga di single Jatuh Cinta ini para pendengar jadi tahu penyanyi asal Pare-pare, Sulawesi Selatan, itu mampu melumat lagu yang bertempo lebih cepat.

Davit mengungkapkan, Jatuh Cinta dijadikan single kedua sebagai pencarian identitas karakter vokalnya. Namun, dia berkeinginan di single-single berikutnya akan berciri seperti Cinta Masa Tua.

“Aku terlanjur ngasih lagu itu kepada Seven Musik, dan ternyata mereka minat,” kata Davit yang juga pencipta kedua lagu itu.

Untuk aransemen, Davit juga masih bekerjasama dengan Eldi “Anima”. Dia menceritakan lagu ini tercipta berdasarkan pengalaman pribadi, pernah menjadi pengagum rahasia.

“Jadi dulu aku pernah mengagumi seseorang sebenernya. Kan kemarin aku keluarin single Kekasih Temanku tuh, itu pacar temenku sendiri, tapi aku gak ah, mending korbanin perasaan dari pada korbanin perasaan temenku,” ujar Davit yang pernah bekerja sebagai Music Director salah satu radio di Pare-pare ini.

Anak pasangan Harun dan Indah ini mengalaminya saat menjadi vokalis band di Pare-pare. Perempuan itu ibarat ‘bunga desa’ yang bisa bikin jatuh hati para lelaki yang memandangnya.

“antara dia dan siaya ibarat bumi dan langit lah, faktanya cewek itu anak walikota, kita selalu bertemu, kebetulan dia pengagum lagu-lagu kita, dia pacar manajer aku, hahaha,” kata berusia 30 tahun ini.

Davit saat ini tengah berjuang di Ibu Kota untuk mendapatkan status penyanyi yang dikenal baik oleh orang lain. Bermodalkan suara emasnya, Davit mendapat dukungan dari sponsor untuk tinggal di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

“Tapi saya tidak terlalu ambisi jadi penyanyi terkenal, yang penting saya mengeluarkan materi lagu yang bagus saja dulu,” katanya.